BATARAMEDIA.COM | Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba di bawah Komando, Haris, S.Kom, MM, selama 2 hari Senin – Selasa (27-28/7) kemarin, melaksanakan pertemuan dengan seluruh Bendahara Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA, SMK, dan SLB Bantaeng dan Bulukumba.

Pertemuan yang digelar di Kantor Cabdisdik Wilayah V, Jalan Jalanjang, Gantarang, Bulukumba ini dipandu oleh Kepala Seksi Pembinaan SMA, Bahar, SS, MM dan Kepala Seksi Pembinaan SMK dan PKLK, Abdul Sattar, S.Pi, MM, dan menghadirkan Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Bulukumba dan Bantaeng, dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK Bantaeng dan Bulukumba.

Kepada seluruh Bendahara Dana BOS, Haris menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari pembentukan tim monitoring dan evaluasi Cabdisdik Wilayah V yang beranggotakan pejabat dan staf Cabdisdik Wilayah V dan seluruh pengawas satuan pendidikan lingkup Cabdisdik Wilayah V.

READ  Kacabdisdik Wilayah V Hadiri Workshop dan Letakkan Batu Pertama Pembangunan RPS Tata Busana di SMKN 11 Bulukumba

“Mereka inilah nantinya yang akan turun melakukan Moneva penggunaan dana BOS di satuan pendidikan dengan sistem silang. Pengawas Bantaeng akan bertugas melakukan Moneva di sekolah-sekolah Bulukumba dan sebaliknya Pengawas Bulukumba yang akan ke sekolah-sekolah di Bantaeng,” katanya.

Selain itu, lanjut Haris yang berlatarbelakang Pewarta ini, mengatakan kalau pertemuan ini juga adalah tindaklanjut dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) inspektorat provinsi untuk tahun anggaran 2020 lalu.

“Setelah melihat dan mempelajari LHP dari Inspektorat, termuan-temuan pengelolaan dan penggunaan dana BOS yang ada di LHP hanya masalah administrasi yang tidak lengkap, tidak ada indikasi penyelewengan dan korupsi melainkan hanya ketidaklengkapan berkas pelaporan,”ungkap Mantan Kepala Seksi Pembinaan SMA Cabdisdik Wilayah I Maros – Makassar ini.

READ  Ramadhan Fair Hardiknas 2021 Disdik SulSel Resmi Ditutup

Menurut informasi yang didapatkan Haris sejak dirinya bertugas sebagai Kacabdisdik Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, terkait dengan ketidaklengkapan administrasi laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana BOS oleh satuan pendidikan semacam ini katanya setiap tahun menjadi temuan inspektorat.

Hal ini disinyalir oleh Kacabdisdik Wilayah V karena kurangnya pengetahuan beberapa bendahara dana BOS tentang syarat-syarat dan mekanisme pelaporan, termasuk berkas-berkas pendukung yang akan menjadi lampiran pelaporan dalam LPJ,” ucapnya.

Olehnya itu, pihaknya bersama seluruh Ketua MKKS SMA, SMK, dan SLB Bantaeng dan Bulukumba berencana akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Bendahara Dana BOS dengan mendatangkan pemateri yang ahli di bidangnya masing-masing, seperti dari Inspektorat, Tim Manajamen Provinsi, Perpajakan, SipLah dan pihak-pihat terkait lainnya.

READ  Peringatan Hari Guru Nasional 2020 di Sulsel Diwarnai Tes Swab kepada Kepala Sekolah

Selain itu, kata Haris, pihaknya juga secara berkala akan menurunkan Tim Moneva dana BOS lingkup Cabdisdik Wilayah V Bantaeng – Bulukumba dengan melibatkan seluruh pengawas SMA, SMK, dan SLB yang ada di Wilayah Bantaeng dan Bulukumba.

“Mudah-mudahan teman-teman bendahara dana BOS ketika telah selesai mengikuti Bimtek pengelolaan dan pelaporan penggunaan dana BOS nantinya sudah tidak takut lagi untuk diperiksa dan semuanya aman dari temuan-temuan inspektorat,” harap Kacabdisdik Wilayah V sembari menambahkan kalau rencana Bimtek ini juga merupakan usulan dari para bendahara BOS.

 

Penulis ; AS

Editor.   : AB