BATARAMEDIA.COM – BULUKUMBA – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM, mengajak seluruh siswa SMA negeri dan swasta se-Kabupaten Bulukumba untuk memerangi berita-berita hoax.

Ajakan ini disampaikan Kacabdisdik Wilayah V ketika menghadiri sekaligus membuka kegiatan Workshop Media Sosial bagi 100 siswa SMA Bulukumba di Hotel Agri, Jalan R Suprapto No 18 Tanah Kongkong, Ujung Bulu, Kab Bulukumba, Kamis lalu (10/11/2021).

Pelaksanaan Workshop Media Sosial ini merupakan hasil kerjasama antara Dinas Pendidikan (Disdik) dengan CV Arindra Matarang yang berlangsung selama 3 hari (10-12/11/2021) yang diikuti 100 siswa SMA negeri dan swasta se-Kabupaten Bulukumba.

Haris mengatakan, di era globalisasi sekarang ini media sosial memegang peranan yang sangat penting dalam kebutuhan bersosialisasi dan komunikasi melalui dunia maya.

READ  Nilai ‘Kawin Massal’ Terbesar, Prof Jufri Apresiasi Kinerja Kepala SMKN 2 Makassar

Katanya, hanya dalam satu genggaman, seluruh manusia di muka bumi ini kini bisa dengan mudahnya bertukar informasi, mengakses gambar atau video, hingga pengetahuan baru tanpa celah.

“Beberapa media sosial yang kita gunakan karena kemudahannya adalah Instagram, Twitter, YouTube, Facebook, WhatsApp, dan lain-lain. Saking mudahnya, kita jadi sering lupa diri dan malah menghabiskan waktu dengan scrolling medsos,” tutur Haris yang selalu tampil sederhana dan bersahabat ini.

Di samping itu, lanjut Haris, sekarang ini marak pula terjadinya penyalahgunaan medsos seperti penyebaran hoax, penyebaran ujaran kebencian, dan hal-hal fatal lainnya yang bisa merugikan banyak pihak.

Olehnya itu, Ia menghimbau kepada seluruh siswa untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam bermediasosial. Katanya, ada beberapa cara dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

READ  Kacabdisdik Wilayah V Dorong Siswi SMA Bantaeng Persiapkan Diri Jadi Pemimpin

“Cara bijak dan bertanggungjawab dalam bermediasosial yang saya maksudkan adalah jangan asal posting konten, tidak perlu detail mencantumkan informasi, jaga etika, selalu waspada dan jangan langsung percaya, dan filter akun-akun yang diikuti,” pesan Haris kepada 100 siswa SMA Bulukumba yang menjadi peserta workshop media sosial.

Pria Berdarah Bugis Sinjai – Bone ini menambahkan, salah satu contoh dampak berita-berita hoax yang menjadi konsumsi-konsumsi kita selama ini adalah berita hoax terkait dengan Covid-19 dan Vaksin.

“Dampak berita-berita hoax itu adalah membuat masyarakat termasuk siswa yang takut divaksin karena terpengaruh dengan informasi-informasi hoax melalui media sosial dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya.

Padahal, tambah Haris, Vaksin ini sangat penting dan bermanfaat untuk memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19 yang sudah hampir 2 tahun melanda kita.

READ  Hadir Dalam Acara Puncak Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Sulsel Luncurkan Smart school dan Smarta

Olehnya itu, diharapkan nantinya kepada siswa yang telah mengikuti workshop ini untuk menyampaikan dan mengajak teman-teman siswa yang ada di sekolahnya untuk segera divaksin baik dosis 1 maupun dosis 2.

“Sepanjang tidak memiliki penyakit bawaan, ayo ajak teman-teman kalian untuk divaksin dosis 1 dan dosis 2, dan jangan lupa minta surat persetujuan dari orangtua masing-masing,” pesan Haris kepada seluruh siswa. (“)