JPU Tuntut Terdakwa Jefry 4 Bulan Penjara

763

BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar    Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Ameliana Aminuddin, SH telah menuntut terdakwa Jefry (42) warga Jl KH Hayyung Benteng Selayar selama 4 bulan penjara dengan potong tahanan selama dalam proses penyidikan di sel tahanan Mapolres Kepulauan Selayar Jl Robert Wolter Mongisidi Benteng. Jaksa menuntut Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Selayar yang terdiri dari Ketua Majelis, Ratyan Noer Hartiko, SH dengan hakim anggota masing-masing As’ad Suryo Hatmojo, SH dan Farrij Odie Wibowo, SH untuk menyatakan terdakwa Jefry terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan melawan hukum melakukan pencurian berupa minyak gosok dan minyak kayu putih secara berulang-ulang dan terekam melalui Closed-Circuit Television (CCTV) yang terpasang di Toko Mini Market Surya Jaya milik Haryanto yang terletak di Jl AP Pettarani Bonehalang Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan.

READ  PERAK "Seret" Kadis Pendidikan dan Sejumlah Kepsek ke Polrestabes Makassar

Ameliana Aminuddin, SH selaku JPU pada sidang ke 4 dengan agenda tuntutan jaksa yang digelar diruang sidang utama Pengadilan Negeri Selayar, Rabu (29/09/21) sekitar pukul 14.00 Wita siang tadi menyatakan bahwa terdakwa selama dalam persidangan telah bersikap sopan dan kooperatif. Selain itu terdakwa juga merasa menyesal dan mengakui semua kesalahannya. Tuntutan JPU didasarkan pada dakwaan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Ratyan Noer Hartiko, SH akan mempertimbangkan alasan terdakwa dalam sidang putusan yang akan digelar pada pekan kedua Oktober mendatang. Sidangpun ditutup dan akan dilanjutkan pada Rabu (13/10/21) dua pekan kedepan dengan memerintahkan terdakwa tetap ditahan.” pungkas Ketua Majelis, Ratyan Noer Hartiko, SH seraya mengetuk palu sebanyak tiga kali.

READ  SAATNYA KoAliSi FORUM INSAN PERS Se Sulawesi - Selatan BESIKAP

Sekedar diketahui bahwa Jefry ini adalah seorang etnis Tionghoa yang berdomisili di Kota Benteng dan tergolong kaya. Karena itu, awalnya banyak warga yang merasa kurang percaya dengan perbuatan terdakwa. Berdasarkan fakta yang terekam dalam camera CCTV yang dipasang di Toko Mini Market Surya Jaya, Jefry telah melakukan perbuatan tak terpuji ini pada 12, 14, 23, 27 dan 29 Juni 2021. Aksi pencurian yang dilakukannya tidak berhenti sampai disitu. Ia kemudian melanjutkan aksinya pada Juli 2021, tepatnya pada tanggal 1 dan 2 namun terhenti akibat perbuatan tak terpuji ini sudah mulai dicurigai oleh kasir yang kebetulan adalah anak kandung Haryanto sendiri bernama Gibriella.

Gibriella (17) kemudian memerintahkan kepada seorang karyawannya untuk mengintip dan membututi Jefry dari belakang. Alhasil dua orang karyawati atas nama Putri Wulandari (21) asal Palemba Desa Kalepadang dan Sri Maya Novita Dewi (20) asal Kampung Tangnga Desa Teluk Kampe Pulau Jampea telah melihat terdakwa sedang memasukkan beberapa botol minyak gosok dan minyak kayu putih kedalam saku celana bagian kanan yang dipakai pada 1 dan 2 Juli 2021 lalu.

READ  PWI dan PW.MOI SulSel berkolaborasi akan melaporkan Oknum Becce yang lecehkan profesi Wartawan

Haryanto sebagai korban tetap meminta kepada media ini untuk tetap mengawal proses hukumnya sampai berakhir di meja hijau dengan harapan kiranya terdakwa bisa jerah dan tidak mengulanginya kembali.” Kami sangat berharap agar BATARAMEDIA.COM Selayar tetap mengawal kasus ini hingga di meja hijau biar pelakunya bisa mendapatkan efek jerah dari perbuatannya dan tidak mengulangi lagi.” kata Anto sapaan akrab teman sebayanya.

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB