Samarinda, bataramedia.com – Karena wara wiri (kesana-sini) bersama-sama urusan ke Jakarta menggunakan dana si AA (inisial) sebesar Rp. 17 jutaan maka sertifikat tanah menjadi jaminan.

Sertifikat tanah a/n. Sunartodarsi belum balik nama ke saya dengan luas 2.445 m2 yang terletak di lempake jalan Belimau Samarinda Utara Kalimantan Timur, tutur Ngadiman.

“Sertifikat tanah tersebut ada di Bank diduga menjadi jaminan AA sebagai agunan sebesar Rp. 100 juta lebih”,

Menurut Ngadiman, bahwa pihak Bank diduga melanggar prosedur memberikan pinjaman kredit dan dana tersebut bisa cair terindikasi si AA ada hubungan spesial dengan kepala unit bank. Disisi lain bisa dikatakan sertifikat tanah saya kesana-sini untuk dijadikan jaminan suatu pelanggaran yakni penggelapan.

READ  Peringati Hari PKK Kab.Maros ke 48 tahun 2020 Bupati Maros Berikan Apresiasi

Secara terpisah inisial (TT) alias Nanang kepala unit salah satu Bank di Samarinda mengatakan, tidak ada hubungan sertifikat tanah pinjaman AA dengan lembaga saya, ini karena pinjaman pribadi antara saya dengan AA.

Memang sempat sertifikat tanah itu dengan saya karena ada sangkutan dana pinjaman Ngadiman dengan AA. Jadi AA minta kepada saya titip sementara bukan jaminan Bank dan itupun sudah saya serahkan kembali ke AA sertifikat itu.

Pinjaman AA sebesar Rp. 100 juta lebih karena ada hubungan bisnis bukan hubungan khusus si AA bukan level saya. “Di sisi lain berani memberikan pinjaman sebab yang bersangkutan (AA, red) memberi jaminan cek mundur sebesar Rp. 600 juta dan pas waktu cek mau dicairkan ternyata kosong”.

READ  Rindu sesama teman SMA, Ikatan alumni SMA/STM PEPABRI MAKASSAR gelar Temu Kangen

Nanang menambahkan, saya baru kenal sebulan dengan AA dan merasa ditipu sampai saat ini susah dihubungi selalu memberikan janji-janji terus untuk membayar.

Saya terus terang tidak kenal dengan Ngadiman,  informasinya bersangkutan memiliki hutang di sana sini sampai miliaran dan saya tidak ada urusan dengan Ngadiman tapi berurusan dengan AA karena uang saya dia pinjam, ungkapnya.

Saat dihubungi kepala cabang pimpinan bank si Nanang mengabdi tidak dapat di konfirmasi mengenai prosedur pinjaman kredit anggunan sertifikat tanah menggunakan nama orang bukan pemilik sertifikat.

 

Laporan : JS

Editor     : Ab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here