Imran Jausi Dinyatakan Pejabat Pertama yang Berkunjung ke SMKN 9 Pinrang

52

BATARAMEDIA.COM | Kepala SMK Negeri 9 Pinrang, Drs Muhammad Idrus mengaku senang dan bangga menerima Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Ir H Imran Jausi, MPd saat melakukan kunjungan kerja di sekolahnya, Sabtu (9/10 2021).

Kegembiraan seorang Muhammad Idrus tentu saja beralasan. Salah satunya, seperti yang dikemukakan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Baharuddin Iskandar, SPd.MPd, karena sekolah yang berdiri sejak tahun 2014 belum pernah dikunjungi oleh pejabat penting, baik dari kabupaten maupun dari provinsi.

“Ini pertama kalinya, sekolah kita ini dikunjungi pejabat dari Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Kacabdis Wilayah X, Baharuddin Iskandar kepada duniapendidikan.id.

Sekolah yang berada tepat dibibir pantai Selamat Makassar ini dan paling ujung utara batas Sulsel dan Sulbar ini telah menamatkan sebanyak 5 angkatan dengan jumlah siswa yang ditamatkan sebanyak 829 orang.

READ  Kadis pendidikan Sulsel Sambut Baik Program SEAMEO di Sulsel

Saat ini, kata Muhammad Idrus, SMKN 9 Pinrang memiliki siswa sebanyak 480 orang dengan rincian laki-laki sebanyak 272 orang dan perempuan 208 orang, serta dibina 44 orang tenaga kependidikan dengan rician, 1 orang kepala sekolah (PNS), 4 orng guru PNS, 1 orang KTU PNS. 20 orang guru non PNS, dan 8 orang staf Tata Usaha non PNS.

SMKN 9 Pinrang ini membuka 5 kompetensi keahlian, yaitu Multimedia 6 kelas, Agribisnis Perikanan Air Payau dan Laut 3 kelas, Otomatisasi Tata kelola Perkantoran 4 kelas, Perhotelan 3 kelas, dan Akuntansi dan Keuangan Lembaga 2 kelas.

Muhammad Idrus mengakui, sarana prasarana yang dimilikinya saat ini masih kurang, terutama untuk ruang guru dan kantor. “Saat ini kami menempati sebagian ruangan Lab Multimedia untuk dijadikan sebagai kantor dan ruang guru yang juga sekaligus berfungsi sebagai perpustakaan,” ujar Idrus.

READ  80 Siswa SMK Darul Ulum Panaikang Bantaeng Ikuti Sosialisasi Kader Kesehatan Remaja

Idrus juga memaksimalkan semua potensi yang dimilikinya, seperti musallah yang dibangun dari komite juga dipergunakan sebagai ruang kelas.

 

 

Penulis : MSR

Editor.   : AB