Hasiah Sempat Viral di Medsos H Ady Ansar Serahkan Bantuan BPK Hidup Sehari-Hari

1135

BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar  Hasiah adalah seorang nenek berusia senja dan hidup menyendiri disebuah rumah panggung kecil di Kampung Jammeng Dusun Timoro Desa Laiyolo Baru Kecamatan Bontosikuyu Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan sempat viral disejumlah media sosial (medsos) dalam dua pekan terakhir. Usia nenek tua yang sudah belasan tahun ditinggal mati oleh suaminya tanpa dikaruniai turunan ini diperkirakan sekitar 70 tahun lebih. Iapun tinggal dirumah kumuh tak layak huni yang hanya berukuran 3×6 meter di sebuah pesisir pantai bagian timur Pulau Selayar. Hasiah bertahan hidup dengan memerlukan bantuan dan uluran tangan dari para dermawan dan pemerintah setempat. Hasiahpun mengaku sudah tak dapat bekerja lagi. Karena dirinya sudah mulai sakit-sakitan.

Menurut pengakuan Hasiah ketika menerima tamu diserambi rumahnya tadi siang, Minggu (22/08/21) sekitar pukul 13.30 Wita menyatakan jika rumahnya itu merupakan bantuan warga setempat. ” Rumah ini adalah bantuan dari warga. Dan baru ditempati sekitar 5 bulan yang lalu. Sebelumnya saya tinggal dibelakang Gedung DPRD Selayar. Saya bertetangga dengan H Syaiful Arif yang saat ini Wakil Bupati Kepulauan Selayar. Disana (Benteng red) saya tercatat sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah senilai Rp 300.000,- setiap bulannya. Tetapi setelah pindah domisi di Jammeng ini saya belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah manapun. Salah satu penyebabnya karena belum mendapatkan kartu identitas diri dari Pemerintah Desa Laiyolo Baru. Baik itu berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK).” ungkapnya kepada salah seorang anggota DPRD Kepulauan Selayar, Sudirman

READ  Pemkab Gowa gelar operasi yustisi, Adnan Purichta Ichsan harap ini

Hasiahpun dengan suara pelan mengimbuhkan. “Bantuan mulai mengalir setelah dirinya sempat viral dimedia sosial. Baik dari Dinas Sosial, Pemerintah Desa dan beberapa warga yang memiliki perhatian dan kepedulian akan kondisi hidup dan kesehatannya. Dua hari lalu kami kedatangan tamu dari Kepolisian Sektor (Polsek) Bontosikuyu bersama dengan Dinas Sosial membawakan bantuan berupa kebutuhan pokok sehari-hari. Diantaranya mie instant, beras, telur dan sejumlah kebutuhan lainnya.” kata dia.

Alhamdulillah hari ini, Minggu (22/08/21) kembali kami memperoleh bantuan dari pribadi H Ady Ansar salah seorang anggota DPRD Sulsel. ” Terima kasih tak terhingga mohon kiranya disampaikan kepada beliau. Semoga rezekinya tetap mengalir deras dan bantuannya secara ikhlas dapat bernilai ibadah.” Hasiah mengungkapkan.

READ  Terkait Tawuran, Ketua DPD Sapma Bapera Sumut Pecat Habib Ghofar dari Pengurus Medan

Ia juga mengaku memasak sendiri dirumahnya. Namun jika tabung gas elpiji sudah habis saya memanggil tetangga untuk dipasangkan. Sebab tidak ada satupun sanak famili apalagi anak yang menemani saya. Sebelum saya memperoleh bantuan kata dia, saya hanya bergantung pada belas kasihan para tetangga yang mau peduli.” tandasnya.

Sementara itu salah seorang tetangganya menyatakan jika nenek Hasiah ini baru beberapa bulan tinggal di Jammeng. Rumah yang ditinggalinya itu juga dibawa dari Kota Benteng. Sebab saat masih sehat-sehatnya ia mencari nafkah di kota. Melihat kondisi fisik dan kesehatan nenek Hasiah ini memang sangat memerlukan uluran tangan dari seorang dermawan atau pemerintah. Apalagi nenek ini sudah tidak bisa lagi melakukan aktifitas untuk mencari nafkah. Suaminya bernama Sallang dan sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Dan tidak dikaruniai anak selama berkeluarga.” papar seorang ibu rumah tangga bersama suaminya.

READ  Fatayat NU Sulsel: Bom Gereja Katedral adalah teror Kedamaian Kota Makassar

Sudirman yang mendapat amanah dari H Ady Ansat saat melakukan penyerahan bantuan berupa Bahan Pokok Kebutuhan (BPK) sehari-hari menyatakan bahwa sebenarnya bantuan ini akan diserahkan langsung oleh H Ady Ansar namun karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan di Desa Bonea Timur Kecamatan Bontomanai sehingga diwakilkan penyerahannya kepada kami sebagai salah seorang anggota DPRD Selayar asal Daerah Pemilihan (Dapil) Bontoharu dan Bontosikuyu.” pungkas dia.

Diperoleh informasi bahwa Kepala Desa Laiyolo Baru, Hasanuddin berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan Dinas Sosial setempat untuk berusaha mendapatkan pendataan guna memperoleh bantuan kedepan. Apalagi menurut informasi yang didapatkan bahwa saat tinggal di Kota Benteng, Hasiah ini tercatat sebagai salah seorang penerima Bantuan Sosial Tunai dari pemerintah.

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB