Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru, Kepsek SMAN 1 Bulukumba Curhat ke Kacabdisdik Wilayah V

252

BATARAMEDIA.COM | JELANG Tahun Pelajaran 2021/2022 dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas Juli mendatang, SMAN 1 Bulukumba yang sekarang ini dipimpin Drs. Rusli Umar, M.Pd, melaksanakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru, Selasa (22/6).

Workshop yang dilaksanakan selama 2 hari ini (22-23/6) dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM dan dihadiri Pengawas Pembina Dra Artaty Hamid, M.Pd dan seluruh tenaga guru SMAN 1 Bulukumba sebagai peserta workshop.

Kegiatan workshop yang dihadiri seluruh guru dan wakil kepala sekolah (Wakasek) kali ini dilaksanakan di Ruangan Guru SMAN 1 Bulukumba, Jalan Bung Tomo No. 28 Terang-terang, Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba.

Di hadapan seluruh guru yang menjadi peserta workshop, Kacabdisdik Wilayah V menyampaikan, menjelang tahun pelajaran baru dan PTM terbatas Juli mendatang perlu adanya persiapan-persiapan yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan (Satdik).

Termasuk dan terutama, katanya, persiapan perangkat pembelajaran untuk tahun pelajaran 2021/2022 mendatang seperti RPP, Silabus dan perangkat pembelajaran yang lainnya.

READ  Akibat Interkoneksi Jaringan, Waktu Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi Ditambah Satu Hari

Demikian pula dengan rencana PTM terbatas Juli mendatang, sekolah harus melakukan persiapan yang matang agar pelaksanaan PTM ini nantinya bisa terlaksana dengan baik tanpa hambatan.

Terpenting yang perlu menjadi perhatian adalah kesiapan sarana dan prasarana protokol kesehatan di sekolah seperti yang dipersyaratkan pemerintah untuk PTM terbatas Juli nanti.

Pada kesempatan ini, Kacabdisdik Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, meminta kepada seluruh guru agar bekerja maksimal, terus berinovasi, dan mempersiapkan diri memasuki tahun pelajaran baru dan jelang PTM Terbatas Juli mendatang.

Sementara Kepala UPT SMAN 1 Bulukumba, Rusli Umar, memanfaatkan momentum Workshop Peningkatan Kompetensi Guru ini dengan curhat (curahan hati, red) kepada Kacabdisdik Wilayah V, yang hadir membuka kegiatan ini.

Yang dicurhatkan Rusli Umar adalah kondisi terkini SMAN 1 Bulukumba yang beberapa bangunan sekolahnya sudah mendesak untuk direhab. Bahkan ada 1 unit bangunan berlantai 2 sudah tidak digunakan lagi karena sudah mau roboh.

READ  Pelaksanaan PPDB SMA-SMK Berlangsung Sukses, Prof Jufri: Terima Kasih Kepada Semua Pihak

Bangunan yang mau roboh ini, katanya, sudah dilaporkan ke Biro Aset Pemprov Sulsel melalui Disdik Sulsel beberapa waktu yang lalu untuk dihapuskan dari aset negara supaya bisa dibongkar dan ditata kembali.

“Usulan penghapusan gedung dari aset Pemprov Sulsel telah Kami usulkan waktu Pak Asri Sahrun menjabat Plt Kadisdik Sulsel, namum sampai sekarang belum ada realisasi penghapusan, dan bangunan lantai 2 tersebut semakin berbahaya dan mengancam keselamatan siswa,” jelas Rusli Umar.

Selain itu, kata Rusli Umar melanjutkan curhatannya ke Kacabdisdik Wilayah V, masih ada beberapa bangunan sekolahnya yang masih bangunan lama dan mendesak untuk direhab. Bangunan itu di antaranya adalah laboratorium IPA (Kimia dan Biologi, red) yang kondisinya membayakan keselataman peserta didik

Ia mengatakan, SMAN 1 Bulukumba ini adalah gudangnya prestasi dan luar biasa rengkuhan prestasinya. Untuk tingkat Bulukumba masih SMAN 1 ini terbaik prestasi siswanya, pernah mewakili Indonesia pada lomba karya ilmiah ke tingkat internasional. Demikian pula tingkat kelulusan ke perrguruan tinggi negeri dan kelulusan ke perguruan ikatan dinas, masih sekolah ini yang terbaik di Bulukumba.

READ  Prof Jufri Buka Kegiatan Rakor FGD Penjaminan Mutu Pendidikan di Cabdis Wil II

“Jadi segudang prestasi yang dimiliki SMAN 1 Bulukumba ini berbanding terbalik dengan kondisi sarana dan prasarana (Sapras) sekolah yang masih minim. Ditambah lagi, beberapa gedung sekolah yang mendesak untuk direhab karena sudah rusak berat, kalau kodisi ini dibiarkan, 3-5 tahun ke depan bisa membahayakan keselamatan peserta didik,” ucapnya Rusli Umar khawatir.

Terkait minimnya sarana dan adanya beberapa gedung sekolah yang rusak parah, Kepsek Rusli Umar sangat menaruh harapan pemerintah terkait melalui Cabdisdik Wilayah V dan Disdik Sulsel memberikan perhatian khusus untuk membenahi sapras sekolah yang saat ini sangat memprihatinkan kondisinya.

 

(***)