Ekspose Kasus Dugaan Korupsi Oknum Kades Bontolebang Usai Penetapan 2 Tersangka Bekas Kades di Jampea

946

BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar Ekspose kasus dugaan korupsi yang akan menyeret MA selaku Kepala Desa Bontolebang aktif dan mantan Kepala Desa Kahu-Kahu, AR masing-masing diwilayah Kecamatan Bontoharu Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan akan digelar setelah ekspose penetapan 2 tersangka bekas Kepala Desa (Kades) di Pulau Jampea Kecamatan Pasi’masunggu yaitu Kepala Desa Labuang Pamajang, SI dan Kepala Desa Tanamalala, MD. Berdasarkan perhitungan kerugian sementara yang ditimbulkan akibat perbuatan AR selaku bekas Kepala Desa Kahu-Kahu berada diangka Rp 400 jutaan sedangkan kerugian yang disebabkan oleh perbuatan MA selaku oknum Kades Bontolebang tiga periode ini masih menunggu perhitungan kerugian dari Inspektorat Kabupaten Kepulauan Selayar.

Diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Selayar melalui Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Kanit Tipikor) pada Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim), Ipda Suhardiman, SH, M.Si bahwa jika tidak ada aral yang melintan, Selasa (17/08/21) tim penyidik Tipikor Polres akan ke Makassar untuk melakukan ekspose dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Selatan dan sekaligus akan menggelar ekspose penetapan tersangka bekas Kepala Desa Labuang Pamajang dan bekas Kepala Desa Tanamalala di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Selatan.

READ  Di duga Langgar Kode Etik, DKPP Periksa Ketua dan Anggota Bawaslu Luwu Timur

Berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Kepulauan Selayar yang disampaikan kepada Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Resor Kepulauan Selayar pada awal Agustus lalu, untuk mantan Kepala Desa Tanamalala, MD senilai Rp 680.806.514,- sedangkan untuk mantan Kepala Desa Labuang Pamajang, SI yang oleh rekawan sejawatnya biasa menyebut Jokowi senilai Rp 575.673.729,- untuk tiga tahun anggaran (2017 – 2019).” ungkap Suhardiman saat ditemui diruang kerjanya pada minggu pertama Agustus tahun ini.

KkKepala Desa Kahu-Kahu, AR                Kepala Desa Kahu – Kahu, AR

“Kita akan selesaikan kedua oknum mantan kepala desa ini. Setelah itu kita akan memasuki proses dan tahapan gelar perkara untuk mantan Kepala Desa Kahu-Kahu, AR bersamaan dengan oknum Kepala Desa Bontolebang, MA di Pulau Gusung dalam wilayah Kecamatan Bontoharu.” pungkasnya kepada media ini.

READ  IJTI Kalbar Minta Polisi Proses Pidana 3 Oknum Wartawan Pemeras di Sintang

Sebelumnya penyidik Tindak Pidana Korupsi pada Satreskrim Polres Kepulauan Selayar mengaku sudah memeriksa sejumlah oknum yang diduga terlibat dalam kasus yang melilit oknum Kepala Desa Bontolebang aktif, MA. Disamping itu, istri oknum Kades Bontolebang, yang berinisial AE sekaligus selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bontolebang juga sudah diperiksa oleh tim penyidik Tipikor Polres dan para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bontolebang. Termasuk Abd Malik yang menurut pengakuan pelapor jika Abd Malik ini, pernah mengaku dan bersedia menjadi penanggungjawab dalam aspirasi itu meskipun belakangan menolak dengan dalih tidak mendapatkan izin dari istrinya.

Oknum Kepala Desa Bontolebang, MA dilaporkan oleh warganya sendiri yang tak lain adalah masih keluarga dekatnya lantaran ditengarai telah menyalahgunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) serta sejumlah bantuan dana lainnya selama dalam kepemimpinannya yang memasuki tiga periode menakhodai Desa Bontolebang. Bahkan menurut Kepala Unit Tipikor, Suhardiman oknum Kades Bontolebang, MA juga sudah diperiksa oleh tim penyidik Tipikor Polres.” tandasnya.

READ  Berkas Tersangka Pencurian di Mini Market Surya Jaya Telah Dikirim ke Kejaksaan

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB