BataraMedia.com | Kendari – Kujungan pansus perlindungan guru dan siswa DPRD provinsi sulawesi selatan di DPRD kota kendari sulawesi tenggara di terima lansung oleh ketua DPRD kota kendari di di ruang rapat paripurna DPRD kota Kendari selasa, 6/10/2020

dalam kunjungan tersebut nampak pansus dan  ketua DPRD saling tukar pandangan sekaligus masing masing memperkenalkan Semua anggota DPRD kota kendari termasuk yang mendampingi diantaranya dari unsur wakil ketua dari beberapa praksi serta beberapa kepala opd seperti kadis pendidikan kota kendari.

Begitupun dengan DPRD sulawesi selatan juga memperkenalkan sumua unsur yang ikut serta dalam rombongan tersebut terdiri dari ketua praksi dan beberapa mewakili dari opd diantaranya  biro hukum pemprov sulsel dan dari dinas pendidikan provinsi sulsel serta beberapa staf dari sekekertariat DPRD provinsi sulawesi selatan.

READ  Pembangunan PERTADES di desa ujung labuang kec.Suppa kab Pinrang di respon Baik oleh Camat Suppa

Dalam diskusi tersebut nampak di perbincangkan tentang proses pembuatan perda pelindungan guru dan siswa Namun tinjaun tersebut  perlu mendapat kajian lebih jauh seperti adanya perbedaan kewenangan misalkan  Dimana propinsi hanya memiliki kewenangan pada tingkat SMA, SMK, SLB dan sederajat.

Lanjut,  menurutnya ketua DPRD propinsi Sultra hal ini akan di dibahas bersama dgn memasusukan semua komponen di lingkup pendidikan diantaranya dari PGRI, IGI maupun dari unzur lingkup diknas propinsi maupun lingkup DPR kota kab se provinsi  termasuk dari dinas pendidikan kab kota.

“untuk menyatukan visi dalam rancangan perda tersebut. Perda ini sangat urgen untuk diselesaikan agar dapat menjawab berbagai persoalan di dunia pendidikan khususnya masalah guru dan siswa.”Tutupnya

READ  Ultah MOI ke 2, DPW MOI Sulsel : Siap Bentuk cabang di 24 Kab/Kota di Sul-Sel

 

Laporan : Ab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here