BATARAMEDIA.COM, Makassar  Kesederhanaan merupakan sikap kepribadian yang tidak gampang dimiliki dan dilakukan oleh seorang pejabat tinggi apalagi yang menduduki sebuah jabatan strategis sebagai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta. Selain itu, beliau adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Sulawesi Selatan. Siapa beliau ? Prof dr Abdul Kadir, PhD SpTHT-KL(K) MARS dilahirkan disebuah pulau kecil yang terletak diujung selatan Pulau Sulawesi yakni Selayar. Demikian Djusman AR menilai saat melakukan silaturrahim bersama Owner Warkop Lagota Andis di Warkop Lagota Makassar, Jumat (29/10/21) siang tadi.

Prof Kadir sapaan akrabnya terlihat santai dan enjoy menikmati jamuan Pisang Goreng dan Kentang Goreng yang ditemani Kopi Susu racikan ala Warkop Lagota. Sambil menikmati jamuan itu, beliau berimbuh,” Saya suka yang gini-ginian apalagi Pisang Goreng bersama Susu racikan Warkop Lagota. Di Jakarta tidak ada yang begini.”

READ  Pimpinan Bataramedia dan Ketua PW MOI SulSel : Selamat Atas Terpilihnya Yasir Mahmud Dirut PERSERODA SulSel dan Komisaris Taufik Fachrudin

Djusman AR dan Prof Kadir memang memiliki hubungan emosional kekerabatan yang cukup dekat. Djusman AR menilai bahwa Prof Kadir adalah merupakan sosok pejabat yang sangat humanis, sederhana dan bersahaja. Selain itu, beliau kakak Prof Kadir adalah senior dan guru besar kami bahkan kami sudah menganggapnya sebagai orang tua yang memiliki kepribadian tegas, lugas dan berwibawa. Beliau low profil kepada siapapun, mempunyai sifat yang ramah yang tak terbatas.” ungkap Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulawesi Selatan dan Barat ini kepada BATARAMEDIA.COM.

Saya kira sangat tidak berlebihan jika saya menyebutnya Prof Kadir adalah seorang pejabat yang tidak eksklusif dalam berinteraksi dan berbaur dengan siapapun. Demikianpun saya tak terbatas kepada siapa saja asalkan untuk niat baik dan kebaikan apalagi dengan sesama lahiran Jas Merah Unhas Makassar.” katanya bernostalgia seraya menambahkan jika Prof Kadir adalah sosok pemberani dalam bertindak apalagi dengan mengambil reziko.

READ  Serius Ingin ke Senayan Syamsari Kitta Mulai Bergerilya di Selayar

Penilaian itu terlihat sejak masih kanak-kanak ketika beliau berani memutuskan menjadi dokter padahal keluarga besarnya di Bumi Tanadoang Selayar lekat dengan dunia pendidikan. Karena memang ayahnya adalah seorang guru sekaligus sebagai tokoh pendidik. Prof Kadir masuk di Fakultas Kedokteran Unhas pada tahun 1981 dan dinyatakan lulus tahun 1988.

Saat ini beliau menduduki jabatan Dirjen Yanmed Kemenkes RI. Selain itu, Prof Kadir adalah seorang Komisaris Utama PT Kimia Farma dan sekaligus sebagai Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar.

Sebelumnya beliau pernah menduduki jabatan sebagai Direktur RSKN Dharmais di Jakarta, Kepala Badan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Direktur Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo di Makassar dan PD III Fakultas Kedokteran UMI. Juga pernah menduduki jabatan Kepala Bagian IP THT di Fakultas Kedokteran Unhas dan Ketua Umum Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, Ketua Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Komisariat Fakultas Kedokteran Unhas dan Ketua IKA FKUH se Jabodetabek.

READ  6.203.428 Total Pemilih di Sulawesi Selatan Per 31 Mei 2021

Diakhir perbincangannya dengan Djusman AR, Prof Kadir yang kini telah mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Hasanuddin mengucapkan terima kasih kepada Owner Warung Kopi Lagota Andis yang dengan tulus dan ikhlas menjamu makanan tradisionalnya.

 

Laporan : DSJ

Editor.    AB