BATARAMEDIA.COM – BULUKUMBA – Sejumlah 100 siswa SMA negeri dan swasta se-Kabupaten Bulukumba selama 3 hari (5-7/11/2021) mengikuti Workshop Karya Tulis di Hotel Agri Bulukumba.

Pelaksanaan kegiatan Workshop Karya Tulis bagi 100 siswa SMA Bulukumba ini merupakan hasil kerjasama Dinas Pendidikan (Disdik) Prov Sulsel dengan CV Karya Tiga Putra Utama sebagai upaya untuk peningkatan pendidikan berbasis literasi.

Workshop Karya Tulis bagi siswa SMA Bulukumba ini dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM, Jumat (5/11) lalu.

Kacabdisdik Wilayah V saat membuka kegiatan ini menyerukan kepada 100 siswa SMA yang ikut Workshop Karya Tulis ini, untuk senantiasa tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) dalam mengikuti kegiatan ini.

READ  Kunjungan Kerja dan Silaturahmi KadisDik Pendidikan Prov. Sulawesi Selatan di Kota Palopo.

Menurutnya, walaupun penyebaran Covid-19 sudah melandai, namun tidak boleh abai dan lengah karena Covid-19 masih tetap mengamcam. Olehnya itu, tetap patuhi prokes dengan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan agar aman dari penyebaran virus Corona.

Selain itu, Haris menghimbau kepada seluruh siswa untuk segera minta persetujuan pada orangtuanya masing-masing untuk bersegera vaksin baik dosis 1 maupun dosis 2 agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

Terkait dengan pelaksanaan Workshop Karya Tulis bagi siswa SMA Bulukumba ini, Kacabdisdik Wilayah V mengharapkan kepada seluruh siswa yang ikut menjadi peserta agar memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal untuk belajar dasar-dasar membuat karya tulis yang baik.

Ia mengatakan, tradisi menulis ilmiah dan tradisi literasi masyarakat Indonesia saat ini tergolong lemah. Tidak saja di kalangan masyarakat termasuk di kalangan siswa.

READ  Ketua PGRI Makassar, Menyatakan Penolakan Status PPPK Guru

Hal ini terjadi, katanya, karena lemahnya kesadaran pentingnya menulis, tidak tahu manfaat menulis, keterbatasan mengakses informasi sehingga tidak tahu apa yang harus ditulis, lemahya penguasaan metode ilmiah, kurangnya dorongan pimpinan sekolah dan guru kepada siswa untuk menulis.

Padahal pemikiran baru dan riset merupakan dua hal yang dapat memberikan kontribusi untuk perkembangan ilmu pengetahuan. Banyak isu-isu yang bisa diangkat untuk dijadikan sebuah pemikiran baru dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Bentuk kontribusi ini pun bisa dilakukan dengan cara pembuatan karya tulis ilmiah. Karya Tulis ilmiah inilah yang nantinya dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat mengenai pemikiran atau gagasan baru.

Haris menambahkan, pentingnya karya tulis ilmiah ternyata tidak hanya dirasakan oleh orang yang bersangkutan, tetapi juga oleh seluruh orang yang berkecimpung dalam hal keilmuan. Manfaatnya lebih besar dari sekadar menyimpulkan hipotesis dan menjawab permasalahan.

READ  Peduli Sulbar, HIMJIP Unismuh salurkan bantuan. Bu dekan titip pesan dan harapan

“Bagi kalian anak-anakku sekalin yang saat ini sedang mengikuti Workshop pembuatan karya tulis, berusahalah memahami dan mengetahui bagaimana cara membuat karya tulis yang baik dari pemateri-pemateri di kegiatan ini,” harap Haris yang berlatarbelakang Jurnalis ini.

 

Penulis : ARS

Editor.   : AB