Batara Media | Bantaeng –  Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Ulu Ere Kabupaten adalah sebuah wilayah pemukiman di Bantaeng yang cukup ramai dengan luas 7,04 Km2.

Diketahui bahwa Desa tersebut saat ini mengunakan  pagu dana desa setiap tahunnya bervarian dengan kisaran kurang lebih 1 M, untuk dua tahun terakhir yakni 2019 sejumlah Rp.1.040,873.000 dan tahun 2020 sejumlah Rp 824.965.000.

Dengan anggaran yang cukup besar itu membuat Warganya punya jiwa control dalam pelaksanaan program dana tersebut agar sesuai peruntukannya

Warga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Desa Bonto Tallasa (APDB), menyoroti beberapa program kerja yang diduga fiktif atau tidak sesuai kenyataan di lapangan.

“Selaku pemuda Desa Bonto Tallasa, yang menginginkan dan mau melihat desa ini maju maka jelas harus senantiasa mengontrol kinerja pemerintah desa, karena sebagaimana diketahui banyaknya terjadi penyelewengan dana desa diberbagai pemdes, dengan itu saya nyatakan di desa Bonto Tallasa itu tidak boleh terjadi” Kata Anwar Koordinator APDB, Bantaeng, Minggu (7/3/2021.

READ  Bangun integritas Pemuda dan Remaja dalam membangun peradaban, BKPRMI Tompobulu Resmi di lantik

Bersama rekannya yang juga merupakan pemuda setempat Desa Bonto Tallasa yakni Sahrul, di Kota Makassar saat dikonfmasi via Whatsapp menerangkan bahwa berbagai proyek diduga fiktif selama kepemimpinan H.Basing selaku kepala desa Bonto Tallasa

“Selama desa Bonto Tallasa dibawah kepemimpinan H.Basing, diduga ada beberapa proyek fiktif yang hanya tertuang dalam APBDesa namun tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan, salah satu diantaranya  pengadaan air bersih dengan pagu anggaran cukup fantastis” Terang Sahrul menambahkan, Makassar Minggu (7/3/2021).

Untuk itu mereka sedang merampungkan data-data terkait hal tersebut, dan berniat akan melaporkannya ke aparat penegak hukum selaku yang berwenang bertindak akan hal ini.

“Untuk sementara waktu, kami sementara merampungkan data-data dalam satu file guna memperjelas dugaan ini, kemudian sesegera mungkin akan melaporkannya kepada yang berwenang dan bila perlu maka kami akan membawanya hingga ketingkat Polda dan Kejati Sulsel” Kunci Anwar dengan penuh percaya diri.

READ  Dpc PKB Bantaeng akan Gelar Muscab, ini Agendanya

Laporan : Tw

Editor     : Ts