BATARA MEDIA.COM | Luwu Utara – kamis (27/06/2021) Peraturan Pemerintah atau biasa di sebut kode etik Pegawai Negeri Sipil adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan tugasnya dan pergaulan hidup sehari-hari harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyrakat . namun di duga oknum PLT desa ladongi kec.malangke timur yang bersatatus ASN tidak menunjukan nilai – nilai kode etik tentang kepegawain .

Mestinya dia harus menjadi contoh baik bagi masyrakat bukan malah memarahi seorang wanita berinisial ” D” di kantor badan pertanahan nasional ( BPN ) dan di saksikan beberapa pegawai ,kemarahan Oknum PLT tersebut lantaran waktu bulan puasa lalu inisial “D” memberikan sejumlah dana adimistarsi kepengurusan surat jual beli tanah di desanya sebesar tiga jutah rupiah ( Rp.3000.000.00 ).

Di duga pemicu kemarahan oleh oknum PLT desa ladogi di karnakan dana ke pengurusan surat – surat tanah di ambil kembali atas suruhan camat saat itu karna menurut camat terlalu banyak dana yg di berikan ke pemerintah desa .

READ  SAPMA-PP kec. Tompobulu gelar Raker dan Upgrading

Inisial “D” berkata ke awak media terkait marah nya oknum tersebut” waktu itu saya membeli beberapa lokasi tanah di desa ladongi karna saya ingin tanah yang saya beli ada sertifikat nya makanya saya lakukan pengurusan di kantor desa pada saat itu “ucapnya

Setelah saya lakukan pengurusan di kantor desa ternyata saya di kenakan biaya adimistrasi bisa terbilang besar sehingga saya bercerita dengan keluarga saya yang berfrofesi sebagai LSM dan mengajak saya bertemu dengan camat malengke timur di kediaman nya untuk membahas masalah ini .sambungnya .

Setibanya kami disana respon camat ke kami baik ,kami ceritakan terkait kunjungan kami ke dia terkait ke pengurusan saya di desa bahawa saya juga tlah membayar admistrasi di desa dengan jumlah bisa di bilang besar.bebernya .

Camat pun sontak mengatakan kenapa bisa kita bayar di desa kalau untuk surat- surat kelengkapan persyaratan pembuatan sertifikat tana ,coba saya telpon dulu itu PLT desa ladongi agar di kembalikan kita punya dana .kata inisial D ke pewarta kami .

READ  Hamka B Kady akan silaturahmi dengan Tim P3MD Bantaeng. ini Tujuannya

Setelah camat sudah menelpon PLT desa tersebut bergegas saya dan keluarga saya menuju kerumahnya namun saya tidak sempat ikut karna saya singgah sholat dan hanya menyuruh keluarga saya untuk kerumahnya .paparnya

Saya bertemu kembali PLT desa ladongi di kantor badan pertanahan nasional ( BPN ) oknum PLT berkata “kenapa ibu seperti itu ibu yang kasi saya dana lalu kenapa orang lain yang datang ambil itu dana ,saya malu kita buat ” seperti itu sambil menunjuk – menunjuk saya kata dia ke saya .pungkas inisial “D”

Tidak hanya itu dia juga berteriak pada saat dia keluar dari kantor mangatai saya lagi ” PABELLEANG ” arti kata tersebut iayalah pembohong jujur saya malu sekali karna banyak orang yang melihat saya di kasi seperti itu padahal saya tidak perna minta dana itu untuk di kembalikan melainkan pak camat yang suruh kembalikan keluhnya .

READ  LPMQ Update Aplikasi Quran Kemenag, Ini Fitur Barunya

Kembali awak media komfrmasi camat malangke terkait masalah yang menimpah inisial “D” melalui telpon” kenapa bisa sperti itu ,dimana PLT desa marah – marah ?,tidak bagus itu kalu begitu tunggu saya telpon dulu ?”pintanya

Menjelang beberapa menit kembali camat meghubungi pewarta kami ” saya sudah bicara katanya tidak marah dia cuma bicara baik – baik dia bilang saya malu karna orang lain yang datang ambil” pungkasnya.

Namun penyampain inisial “D” saat di komfrmasi ulang ” kenapa ada dia baik- baik cerita sama saya satu kantor BPN orang dengar kalau dia marah sama saya dan menunjuk – menunjuk saya ,kalau dia bilang pak camat sperti itu sama kita itu tidak benar karna saya punya saksi di kantor BPN .tegasnya

 

Penulis ; NW

Editor.   ; TS