BATARAMEDIA.COM | Luwu Utara | Selasa ( 01/06/2021) Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Luwu Utara menyebut gerakan kejaksaan negeri luwu utara dalam menangani laporan dugaan tindak pidana korupsi patut di pertanyakan.

Pasalnya, Laporan yang di masukan pada tnggal (29/05/2021) yang lalu atas dugaan penyalahgunaan anggaran dana Desa limbong kec.Limbong pengalokasian dana desa yang diduga dilakukan oleh mantan kepala desa limbong tahun anggaran 2020 tak kunjung di proses.

Ketua Lembaga tersebut mengatakan,” Jika pihak kejaksaan masih juga tidak menindaklajuti laporan kami, kami akan mengirim surat ke kajati untuk meminta untuk evaluasi kinerja kejaksaan di luwu utara,”ujarnya

Ia juga menyebut, Aturan di luwu utara semakin hari semakin aneh, sebelumnya  informasi dari Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur, saat dikonfirmasi Kamis tanggal 7 Mei 2021 Pukul 10.46 Wita mengatakan,”  saya tanda tangani bebas temuan untuk mantan Kepala Desa Limbong karena informasi dari kepala inspektorat kerugian negaranya sudah dikembalikan semua.sambung nya

READ  Demo di Kejati Sulsel, PERAK Tuntut Proyek Tanggul Sungai Rp 38,5 M di Barru Dituntaskan

menurutnya lembaga tersebut, Keterangan Kepala Inspektorat kepada Wakil bupati itu hanya modus saja untuk melancarkan urusan oknum mantan desa limbong. Pasalnya, Setelah di konfirmasi pada Hari jumat tanggal 7 mei Inspektorat langsung menurunkan dua orang ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan kegiatan mulai Hari Sabtu tanggal  8 sampai pada minggu tanggal 9 Mei 2021.

Kalau benar sudah melakukan pengembalian untuk apa pihak inspektorat mengukur lagi, secara akal sehat sudah jelas tidak logika. Aturan di luwu utara semakin hari semakin ANEH, bupati Luwu Utara terkesan tutup mata alias pembiaran,” Ucap ketua komando garuda sakti kepada media ini .

Di konfirmasi pihak kejaksaan Negeri Luwu Utara minggu 30 /05/2021 melalui kasih pidsus mengatakan, belum menerima hasil audit dari inspektorat,” kami sudah mengirim surat ke inspektorat untuk meminta bantuan perhitungan kerugian negaranya. Papar nya

READ  Dit Polairud Polda Sulsel Ungkap 8 Pelaku Ilegal Fishing Dengan Ratusan Bom Ikan Siap Pakai dan 100 Batang Detonator

Dan kalau ada informasi yang mengatakan bebas temuan mantan kepala desa limbong sudah keluar itu tidak benar, kami sendiri dari pihak kejaksaan belum menerima hasil audit dari Inspektorat.

 

Penulis ; NW

Editor.   ; TS