BATARA MEDIA COM – Dalam berorganisasi terkadang kita bisa berbeda pendapat dan sikap. Terkadang jika hal seperti itu tidak disikapi secara dewasa, akan memunculkan keretakan dan disharmonis.

Buat saya berbeda sikap itu biasa asal didasarkan pada konstitusi dan logika berpikir. Sebab berorganisasi itu tempat untuk belajar dari banyak hal. Mulai dari Menajemen, Leadership, Visi, Goals dan banyak hal lagi. Berorganisasi juga musti berpolitik (bersiasat) secara cerdas.

Saya termasuk yang tidak takut menghadapi perbedaan. Karena itu saya lebih memilih menjadi pemberontak dari pada penjadi penghianat, penjilat dan pengecut. Bagi saya menegakkan aturan itu sesuai aturan organisasi itu penting. Namu jika tidak sependapat, saya biasanya memilih hijrah.

READ  LSM LIRA AKAN MEMBERIKAN GELAR BAPAK ANTI KORUPSI BAGI PRESIDEN JOKOWI

Seperti halnya saat saya bersama beberapa Rekan Mendirikan Relawan Blora Center (membantu SBY-JK Pilpres 2004). Waktu itu saya sangat kritis menyoroti berbagai hal. Namun setelah SBY jadi Presiden mulai banyak yang gerah, dan meminta saya untuk diam dan tidak terlampau mengkritik kebijakan SBY-JK.

Tetapi pilihan saya adalah tetap mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, khususnya masalah KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Saya kemudian memilih keluar dari zona nyaman Blora Center dan mendirikan LSM LIRA (Limbung Informasi Rakyat) sendiri, sebelum beberapa orang saya tarik menjadi Dewan Pendiri.

Tentu menurut orang pilihan saya adalah langkah bodoh. Karena sebagai relawan yang berada di ring satu, banyak fasilitas yang bisa di peroleh, janji honor selama SBY berkuasa dll. Namun saya memilih mendirikan LSM LIRA dengan segala resiko. Saya tidak pernah memperoleh honor apapun selama SBY menjabat. Tidak juga meminta jabatan serta tidak ada satu proyekpun yang saya minta di pemerintah. Saya bekerja secara profesional, pontang panting bayar Operasional Office dan Karyawan.

READ  BPOM bersama H. Haruna Ma, Mba sosialisasikan Penggunaan obat dan Makanan kepada masyarakat

Untuk itu saya selalu tekankan bagi kader-kader agar tidak alergi dan takut dengan perbedaan. Pilihannya sederhana, ikut sistim atau keluar dari syistem. Jika mereka merasa memiliki kemampuan ada yang keluar dan buat organisasi baru. Itu namanya perubahan dan pertumbuhan.

Tapi ada juga yang memilih mengembangkan kreativitas dan inovasinya melalui pengembangan organisasi yang dikelolanya secara baik. Sebab tidak selalu mendirikan organisasi sebagai solusi menjadi pilihan terbaik. Terkadang itu hanya jadi mimpi keberhasilan jika tidak disertai kemampuan yang bagus.

Tetap Fokus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here