Batara media | Makassar – lembaga simpul pergerakan mahasiswa dan pemuda (SPMP) gelar unjuk rasa di depan kantor gubernur Sulsel pada hari rabu 13/01/2021

Aksi di lakukan lantaran adanya dugaan volume anggaran yang tidak masuk akal pada pekerjaan 2018/19

Hal tersebut di dapati dari hasil LHP badan pemeriksa keuangan Republik sulawesi selatan BPK RI tahun Anggaran 2018 sampai dengan 2019.

lembaga simpul pergerakan mahasiswa dan pemuda menuntut dan Meminta Gubernur sulsel menCopot kepala Dinas Bina Marga provinsi sulawesi selatan.

lembaga simpul pergerakan Mahasiswa dan pemuda melanjutkan aksi di kantor kejaksaan tinggi sulawesi selatan, nampak mereka membentang spanduk yamg bertuliskan “Meminta Kejati sul sel periksa Temuan BPK RI di dinas Bina Marga provinsi sulawesi selatan Tahun Anggaran 2018/2019. sambil membagikan pernyataan sikap.

READ  DPRD Sul-sel kunjungi DPRD kota Kendari, bahas perda perlindungan guru dan Siswa

Aksi di yang dilakukan oleh simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda selama 2 Jam dengan jumlah Massa 53 orang yang di pimpin oleh Rais Aljiad selaku jendral Lapangan yang di kawal langsung oleh aparat kepolisian

Sebelumnya menurut pimpinan aksi ialah dengan melihat hasil LPH BPK RI yang di laporan secara resmi T.A 2018. ada 3 item pekerjaan sebesar terkait kekurangan volume sebesar Rp247 juta.
Tahun Anggaran 2019 Ada 9 item pekerjaan terkait kekurangan volume dan kelebihan pembayaran sebesar 8 Millyar. Ujarnya.

Laporan : JS

Editor.    : Ts

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here