Bataramedia | Gowa – Adnan Purichta Ichsan narasumber Dialog Kebangsaan Refleksi  Akhir Tahun 2020 dirangkaikan Hari Ulang Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Ke- XI  bertema  Membangun Sinergitas Antar Pemuda Upaya Mencari Solusi Dinamika Anak Negeri secara virtual, (26/12/2020).

Adnan mengungkapkan pemuda merupakan salah satu penentu masa depan suatu daerah. Menurutnya  pemudalah yang nantinya akan melanjutkan roda pemerintahan di Indonesia. Ketika ingin melihat suatu daerah berkembang dan maju, maka lihatlah pemudanya saat ini karena kekayaan  suatu daerah dilihat dari sumber daya manusianya,” ungkapnya.

Bagi Adnan, SDM harus dipersiapkan sedini mungkin dengan cara investasi pendidikan. Meskipun hal itu akan  terlihat 10-20 tahun kedepan, namun ini sebagai jangka panjang untuk Indonesia di masa yang akan datang.

READ  Ketua DPRD Sumbawa Barat Support DPC MOI Sumbawa Barat

SDM adalah PR kita bersama, salah satunya di bidang pendidikan. Memang investasi pendidikan itu tidak sama  dengan investasi infrastruktur yang bisa selesai dalam setahun, dua tahun dan bisa dirasakan oleh lapisan  masyarakat. Akan tetapi untuk investasi pendidikan ini membutuhkan waktu yang cukup lama 10-20 tahun barulah  kelihatan indikator yang selama ini kita lakukan, namun ini harus menjadi semangat kita bersama jelas Adnan.

 

Salah satu upaya yang bisa dilakukan kata Adnan dengan aktif melakukan edukasi dan diskusi baik secara langsung maupun virtual seperti saat ini.
Pasalnya ketika berbicara SDM yang menjadi tugas bersama bersama  yakni keinginan untuk melihat suatu daerah yang maju, sangat berhubungan dengan kompentensi yang dimiliki  pada setiap pemuda yang ada.

READ  Demi kelancaran Program YESS di Bantaeng, P4S di bagikan Motor 3 Roda

SDM sangatlah berhubungan dengan kompetensi setiap pemuda yang ada, sehingga jika dimulai dari sekarang  maka nantinya Indonesia akan baik, maju dan berkembang jelasnya.

Orang nomor satu di Gowa ini menambahkan, yang harus kita lakukan adalah membuat diskusi yang lebih banyak  untuk bisa menyamakan pikiran dan pemahaman bahwa kompetensi suatu daerah bisa kita tingkatkan.

Dimulai dari daerah lalu ke provinsi masing-masing, kemudian ke nasional. Itu harus dimulai dari kita, karena  kitalah penggerak utama yang akan membawa Indonesia lebih baik di masa yang akan datang pungkasnya.

Ia berharap kedepan dialog maupun diskusi yang dilakukan saat ini bisa terus terlaksana untuk membentuk  mainset para pemuda agar ikut serta dan mulai terlibat dalam hal membangun suatu daerah khususnya Indonesia.

READ  Wujudkan Makassar Kota Toleran, LAPAR Sulsel Gelar Pelatihan Advokasi Kebijakan

Selain Bupati Adnan, beberapa bupati di Indonesia juga menjadi narasumber kegiatan ini yakni Bupati Trenggalek
Mochammad Nur Arifin, Sekjen DPP KNPI Addin Jauharuddin dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono,

 

Laporan : JS

Editor.    : Ts

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here