BataraMedia – Pimpinan Wilayah Fatayat NU Sulawesi Selatan periode 2021-2026 menggelar pelantikan dan rapat kerja wilayah dengan tema ” kolaborasi perempuan masa kini, dalam mewujudkan indonesia tangguh, pada hari sabtu 16 Oktober 2021 di Hotel Remcy Makassar.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menggelar empat agenda sekaligus, yakni pelantikan, rapat kerja wilayah, upgrading pengurus dan ditutup dengan seminar moderasi beragama dengan tema ” Perempuan agen moderasi beragama”, yang diikuti oleh 24 Pimpinan Cabang Kab Kota Se-Sulsel.

Pelantikan dihadiri oleh Ketua PP Fatayat NU Anggia Ermarini, yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI. Sekertaris Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah. Ketua Tanfiziyah PWNU Sulsel, AG. KH. Hamsah Harun, dan Hj.Erniwati Thamrin, Kabag Kesra Setda Prov.sulsel mewakili Plt. Gubernur Sulawesi Selatan.

READ  malam ke 16 Ramadhan ada hal unik di lakukan oleh masyarakat Bulukumba, Ini dilakukan

Turut hadir dalam jejeran tamu undangan, Direktur IMMIM Dr. Fajri Lurang, Kepala Litbang Pertanian Pusat, Ketua KPU Sulawesi Selatan, Faisal Amir, Ketua KNPI Sulsel Nurkanita Maruddani Kahfi, DPW Perempuan Bangsa Sulsel dan perwakilan organisasi keagamaan.

Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Sulsel, Nurul Ulfa dalam sambutannya mengatakan bahwa periode kali ini fatayat NU optimis bisa melakukan banyak gerakan dengan energi baru pada SDM yang memiliki kapasitas keilmuan dan background yang beragam.

Periode ini adalah penguatan kolaborasi internal dan eksternal dengan menggandeng mitra strategis dan mendorong penguatan struktural Fatayat NU sampai ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan.

” Fatayat NU Sulsel adalah kekuatan besar dalam menkonsolidasikan gerakan pemberdayaan Perempuan dan Anak sampai ke daerah, itu tentu butuh kerjasama dan sinergi semua pihak, dari PP, PWNU dan Unsur Pemerintahan ” Tegasnya.

READ  Irwan Baso Dinilai Politisir Penafsiran Permendagri, Guna Meloloskan Rakhman Hamdani

Anggia Ermarini menegaskan bahwa meski pandemi covid 19 melumpuhkan banyak ruang gerak dan mandek nya program kerja .Namun Fatayat NU tetap harus bergerak mengkolaborasikan potensi menjadi prestasi.

Fatayat NU Sulawesi selatan adalah salah satu pimpinan wilayah yang menjadi harapan untuk berbuat banyak hal dalam mengelolah potensi dan sumber daya yang ada di Sulawesi Selatan.

” Potensi Sulawesi Selatan baik dari segi Sumber Daya Manusia dan Sumber daya Alam begitu besar untuk bisa bersinergi melakukan banyak hal, mari kita berkolaborasi dan bersinergi ” Tegasnya.

Periode Pimpinan Wilayah Fatayat NU Sulawesi Selatan ini akan berkhidmat sejak tahun 2021 dan berakhir pada tahun 2026 di bawah nahkoda Nurul Ulfa Muthalib sebagai Ketua dan didampingi oleh Herwanita sebagai Sekertaris Wilayah.

READ  PAC PP Sinjai Selatan laksanakan kegiatan Bakti Pemuda Pancasila