BATARA MEDIA.COM // Rumah bukan lagi tempat yang nyaman dan aman bagi warga Mamuju Sulawesi Barat, mereka lebih memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, setelah gempa memporakporandakan tempat tinggal mereka pada jumat, (15/01/2021) dinihari yang mengakibatkan 73 orang meninggal dunia.

Sebanyak ratusan pengungsi memilih membangun tenda secara mandiri pada pengungsian posko 1 dengan lokasi sebelum Polda Sulbar. Para pengungsi terdiri dari orang dewasa, orangtua dan anak – anak.

Melihat kondisi pengunsian yang berada di lokasi berbukit dan dihuni 500 orang pengungsi dengan tenda tenda terpal dan ditopang oleh batang bambu, nampak sangat memprihatinkan.

Terlebih belum ada dapur umum yang menyediakan makanan siap komsumsi, sehingga warga terpaksa memasak seadanya dengan menggunakan kayu bakar.

READ  Pemerintah Masih Kurang Perhatian Terhadap Jalan Provinsi Kaltim Yang Rusak

Warga pengungsian juga mengeluhkan tentang ketersediaan bantuan sembako yang tidak mencukupi, ketersediaan air bersih, selimut, obat obatan dan juga terpal.

Mereka berharap agar para donatur tergerak hatinya membantu, khususnya pemerintah agar bisa memberi bantuan logistik ke wilayahnya di posko 1 dan posko posko korban gempa lainnya di mamuju dan majene sehingga bisa memenuhi kebutuhan sehari hari warga pengungsian.

 

Penulis ; JS

Editor.   ; TS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here