BATARAMEDIA.COM | Luwu Utara – selasa (01/06/2021) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 102 di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, rencananya digelar pada tanggal 14 Juli 2021.

Dimana baru – baru ini tlah beredar surat dari panitia pemilihan kepala desa sadar ( PPKD) terkait Penetapan calon kepala desa di desa sadar akan di umumkan pada hari kamis tanggal (03/06/2021) sekaligus pentapan pemilihan kepala desa priode tahun 2021 – 2027 mendatang .

Keluhan datang dari bakal calon kepala desa sadar kec.bone-bone inisial “DG”di karnaka ada sala satu calon seorang mantan desa sadar memasukan kelengkapan berkas persyaratan mulai dari ijazah SD & SMP mengunakan surat kehilangan sebgai pengganti .

” saya hanya merasa aneh ko bisa seorang mantan kepala desa yang baru habis masa jabatan nya kemarin memasukan berkas persyaratan semuanya hanya melampirkan surat kehilangan penganti ijazah saja “kata dia ke awak media

Sebenarnya kemarin di tempat pendaftaran calon di desa saya melihat yang dia masukan bukan cuman surat kehilangan ijzah ada juga ijzah paket (C) setara dengan ijazah SMA ,namun setelah salatu LSM lira mempertanyakan terkait ijazah paket (C) ke ketua panitia pemilihan desa sadar ijzah pakat (C) nya tidak masukan lagi jadi yang dia masukan hanya surat kehilangan SD & SMP saja .tambah nya

READ  Diakhir Ramadhan Fatayat NU Bantaeng gelar bakti sosial

Dikomfirmasi LSM lira iwan berkata ” iya memang betul yang dikatakan inisial “DG” terkait ijazah paket (C) milik mantan desa sadar . memang aneh ko bisa ada ijazah paket (C) namun tidak mempunyai ijazah paket B sebagai dasar terbitnya ijazah pakat C milik mantan desa tersebut “ungkap nya

Sebelum nya saya memang mempertanyakan di ketua panitia pemilihan desa dan dia mengakui memang ada di masukan ijazah paket C tersebut .namun sy sedikit memberikan penjelsan kepada ketua panitia pemilihan terkait dasar pengambilan ijazah paket (C) tersebut ,apa bisa terbit ijazah paket (C) tanpa ada ijazah paket (B).sambung nya .

Menjelang beberapa hari kemudian saya kembali komfirmasi pegawai dinas PMD di luwu utara Negri ijazah apa saja yang di lampirkan mantan desa sadar dia berkata ke saya ” sudah masuk semua berkas para calon desa sadar ke kami ,kalau berkas nya mantan desa tidak ada paket (C) yang cuma surat kehilangan mulai dari (SD & SMP) saja” begitu kata dia ke saya ,cetus iwan dari Lsm lira .

READ  Pemuda tangguh..!! Ini Gagasan Amiruddin Jabbar calon ketua KNPI Gowa

Memang aneh dan patut jadi pertanyaan kenapa bisa seorang mantan desa harus memasukan berkas persyaratan hanya melampirkan surat kehilangan pengganti ijazah saja lalu kemarin dia menjabat sebagai desa 1 priode apakah berkas nya juga sama? ,jadi memang perlu di pertanyakan.pungkas nya

Dimana di surat kehilangan SD pengganti ijazah tidak di melampirkan nomor induk ke siswaan dimana kita tau nomor induk kesiswan adalah acuan dasar kepalah sekolah memberikan surat rekomendasi kehilangan ijazah.paparnya

Awak media komfirmasi pengawai dinas PMD Luwu Utara negri ” iya ada dari Lsm Lira memepertanyakan masalah ini ,saya cuman bilang selama itu masi bisa di pertangung jawabkan oleh kepala dinas pendidikan kami akan tetap meloloskan berkas nya mantan desa sadar ,kalau ada masalah nantinya terkait ijazah mantan desa kami kembalikan ke dinas pendidikan selaku penangung jawab ke aslian ijzah ” tegas nya

READ  Gegara Perubahan Unsur Pimpinan BPD Desa Bontomalling Pencairan Dana Desanya Terancam Macet

Sementara itu sekertaris dinas pendidikan zainal berkata saat dikomfirnasi ” saya cuman bisa bicara secara aturan yang ada ,jika ada warga yang hilang dia punya ijazah baik SD,SMP dan SMA baiknya melakukan dengan cara mengambil surat keterangan hilang dari kantor polisi terdekat (polsek) dan lanjut ke sekolah yang dituju.

Tidak hanya itu , di surat kehilangan Juga harus ada terlampir nomor induk kesiswaan agar surat kehilangan tersebut sesuai data ijazah yang ada di dinas pendidikan daerah mau pun pusat .

 

Penulis ; NW

Editor    ; TS