BATARAMEDIA.COM | Ali Yathas lahir di Barat Lambongan, 27 Februari 1980. Bagi teman akrabnya ia lebih ingin disapa Ali. Ia menghabiskan waktu untuk menuntut ilmu hingga dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA) yakni diwilayah Kecamatan Bontomate’ne Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan tempat kelahirannya. Untuk pendidikan dasar ia peroleh di SDN Barat Lambongan sedangkan pendidikan lanjutan pertama di SMPN 1 Bontomate’ne di Batangmata demikian pula untuk pendidikan menengah atas di SMAN 2 Selayar di Batangmata.

Sederet prestasi telah diraihnya. Diantaranya mewakili SDN Barat Lambongan hampir disetiap lomba, misalnya Cerdas Cermat (CC) Olympiade Fisika, Matematika sampai Olympiade Kimia tingkat Propinsi Sulawesi Selatan. Termasuk penyabet beasiswa berprestasi dari Indofood pada tahun 1996.

Berbekal dengan sejuta prestasi yang pernah diraihnya, Ali Yathas banyak ditawarkan peluang bebas tes masuk dibeberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia. Iapun memilih kuliah di Kampus Merah Unhas Makassar. Di Perguruan Tinggi Negeri ini, Ali Yathas aktif di Organisasi Mahasiswa Daerah (Organda) yakni Gerakan Mahasiswa Pelajar Indonesia Tanah Doang (Gempita) Selayar yang berpusat di Makassar.

Gelar Sarjana Tehnik (ST) telah disandangnya setelah menyelesaikan pendidikan pada Jurusan Tehnik Mesin di Fakultas Teknih Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Usai diwisuda, iapun merantau ke Kota Batam di Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan bergabung dengan sebuah perusahaan galangan kapal Singapura. Di perusahaan ini, Ali Yathas menduduki jabatan pada posisi Project Manager. Dan pada tahun 2007 telah mendapat tawaran dan bergabung dengan perusahaan minyak Malaysia dibawah naungan Petronas.

READ  Ratusan Rumah Rata Dengan Tanah, Bupati Selayar Tinjau Korban Gempa Bumi di Kepulauan

Selama kurang lebih 5 tahun di Malaysia, ia juga aktif berorganisasi bahkan sekaligus menjadi pengurus Ikatan Keluarga Seperantauan Indonesia (IKSI). Organisasi IKSI adalah sebuah wadah perkumpulan yang berorientasi sosial yang lebih pada pengumpulan sumbangan dan menfasilitasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang memiliki masalah. Dua tahun kemudian setelah bekerja di Perusahaan Minyak Malaysia tepatnya tahun 2009, Ali Yathas telah mengakhiri masa lajangnya dan menikah dengan seorang wanita pujaan hatinya Sri Wahyuni yang saat ini telah dikaruniai tiga orang anak. Yakni Kayla Izzatunnisa Yathas yang dilahirkan di Batam. Menyusul anak keduanya Winky Assyauqie Yathas yang lahir di Stavanger Norwegia. Dan ketiga dilahirkan di Makassar Sulawesi Selatan yakni Muhammad Aqeel Yathas.

Pribadi dan sosok Ali Yathas rupanya menyukai sebuah tantangan dalam menghadapi hidupnya bersama istrinya Sri Wahyuni. Hingga diawal tahun 2012, iapun hijrah ke Norwegia. Disana ia bergabung dengan sebuah perusahaan perminyakan. Namun beberapa tahun kemudia pindah lagi ke negeri Arab dan bergabung dengan perusahaan minyak Prancis yang terletak di Abu Dhabi. Dan pada tahun 2016, Ali Yathas bergabung lagi dengan perusahaan minyak Amerika yang berkantor di Dubai.

Tahun 2017 ia kembali ke Makassar untuk mempersiapkan kerja-kerja dan mulai menghidupkan mesin politiknya dengan bergabung Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai persiapan untuk maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Selayar di Dapil II Kepulauan Selayar untuk masa bhakti 2019 – 2024. Pada kondisi persiapan inilah, Ali Yathas mendapat kepercayaan dan amanah sebagai Koordinator Tim Pemenangan Pasangan Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah, M.Agr dengan Andi Amran Sulaiman yang lebih dikenal dengan sebutan Prof Andalan.

READ  Ada Apa Gerangan..! Ketua Yayasan Rangkap Jadi Bendahara Pembangunan Gedung WORKSOP BLK Nurul Ikhwan Kabupaten Jeneponto.

Berkat perjuangan keras yang gigih bersama dengan tim lainnya, Ali berhasil memenuhi target yang dibebankan oleh tim propinsi yakni Tim Jayalah Sulawesi Selatan (JSS) yang mengantarkan pasangan Prof Andalan (Prof Nurdin Abdullah – Andi Amran Sulaiman) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel periode 2018 – 2023. Hubungan emosional keduanya dengan Ali Yathas sangat dekat. Dan ini terbentuk sejak Ali Yathas dan Amran Sulaiman di Tehnik Mesin Unhas saat kuliah.

Pada Pemilihan Umum Anggota Legislatif tahun 2019 lalu, Ali Yathas maju bertarung sebagai salah satu calon anggota legislatif DPRD Kepulauan Selayar melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Suami dari Sri Wahyuni ini saat maju sebagai Caleg PAN di DPRD Kepulauan Selayar telah menjadikan tagline andalannya “Cerdas Merakyat”

Anak dari pasangan Daeng Mattajang (alm) dengan Andi Rana Daeng Naiyah ini telah terpilih di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kepulauan Selayar yang meliputi Kecamatan Bontomatene, Buki dan Bontomanai dengan mengantongi suara sebanyak 986 dan menempati urutan kedua setelah Dra Hj Suryani Ramli yang meninggal dunia pada pertengahan Mei lalu.

READ  Akibat Getaran Gempa NTT Puluhan Ribu Warga Pasimarannu Mengungsi di Hutan

Kemelut dan tantangan tak pernah putus. Jelang pelantikannya sebagai anggota DPRD Kepulauan yang SK pelantikannya telah diterbitkan oleh Gubernur Sulsel pada 27 Juli 2021 lalu terkesan dimain-maini oleh sejumlah anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kepulauan Selayar. Hingga dua kali rapat Bamus untuk penentuan jadwal pelantikannya tidak pernah memenuhi kuorum. Bahkan pada rapat Bamus kedua malahan lebih kurang lagi yang hadir. Hingga pada akhirnya, Ali Yathas merasa kesal dan mengirimkan pesan pendek kepada sejumlah oknum anggota Bamus di DPRD Kepulauan Selayar. Salah satu penyebab munculnya pesan pendek itu karena dirinya dituduh bahkan difitnah telah menyerahkan sejumlah uang kepada beberapa oknum anggota dewan sekaitan dengan percepatan pelantikannya.

Berkat kesabaran Ali Yathas dalam menghadapai segala rintangan dan tantangan maka pada hari ini, Kamis 26 Agustus 2021 pada pukul 10.00 Wita diruang rapat paripurna Gedung DPRD Kepulauan Selayar Jl Jenderal Ahmad Yani Benteng, dirinya akan melakukan pengucapan sumpah dan janji sebagai anggota DPRD Kepulauan Selayar Pengganti Antar Waktu (PAW) sebagai hasil dari rapat Bamus yang ketiga pada Rabu (25/08/21) kemarin yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kepulauan Selayar, Mappatunru, S.Pd. Mi.

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB