90 Warga Barat Lambongan Kepulauan Selayar Divaksin Covid 19

90

BATARAMEDIA.COM | Sedikitnya 90 warga Desa Barat Lambongan dari tiga wilayah dusun telah mendapatkan kuota untuk divaksin Covid 19 tahap pertama hari ini, Sabtu (05/06/21). Ketiga dusun itu masing-masing, Dusun Boneria, Dusun Barat Lambongan dan Dusun Panaikang. Hingga selesai vaksin tidak ada satupun warga yang mengalami reaksi negatif seperti mual-mual, kepala terasa pusing, nyeri, kemerah-merahan maupun gatal-gatal. Soaialisasi vaksinasi Covid 19 berlangsung di Aula Kantor Desa Barat Lambongan Kecamatan Bontomate’ne Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Desa Barat Lambongan, Abd Razak yang didampingi dua orang dokter yaitu dr Tiara Intan R dan dr Ika Hartati menjelaskan,” Vaksinasi Covid 19 sama sekali tidak mengandung unsur babi dan apalagi efek samping yang dapat ditimbulkan. Vaksinasi Covid 19 bertujuan untuk memberikan ketahanan fisik dan tubuh agar tidak gampang terserang penyakit dan atau virus.” ungkapnya.

READ  Bantu Putus Rantai Covid-19, Karang Taruna Tanah Loe laksanakan Vaksinasi

Memang sebelum masyarakat diberikan penjelasan, pengertian dan pemahaman oleh petugas kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batangmata bersama pemerintah desa setempat, banyak warga yang merasa ketakutan. Apalagi akhir-akhir ini marak diberbagai media, baik cetak, electronik dan media sosial lainnya tentang dampak yang ditimbulkan pasca divaksin. Setelah kedua dokter ini memberikan penjelasan yang secara detail maka masyarakatpun merasa antusias untuk diberikan vaksinasi.” tambahnya.

Sesuai limit waktu 28 hari dari vaksinasi hari ini ke 90 warga tersebut akan kembali divaksin tahap II. Meskipun ada yang tidak hadir itu bukan karena merasa takut tetapi memang mereka berhalangan. Misalnya ada yang saat ini sementara diluar daerah. Selain itu, juga memang ada yang tidak memenuhi syarat untuk divaksinasi khususnya bagi mereka yang mengidap penyakit bawaan yang menahun dan tidak dibolehkan untuk divaksin. Seperti penyakit diabetes. Hingga berakhirnya vaksinasi pada pukul 13.00 Wita, tampak masyarakat dalam kondisi sehat lagi ceria. Tidak ada tanda-tanda reaksi negatif yang mereka rasakan.” pungkas Abd Razak.

READ  STQH Ke 32 Tingkat Provinsi Sulsel Resmi Ditutup, Ini Juaranya

Mereka dari petugas kesehatan Puskesmas yang terdiri dari dr Tiara Intan R, dr Ika Hartati, Rosbayani Putri dan Rahmawati seorang bidan, Alam Nur, Fadrial Herstan, Sarsina masing-masing seorang perawat dan Muh Sahrir (apoteker).

 

Penulis ; DSJ

Editor.   ; TS