BATARAMEDIA.COM | HUT Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati setiap 17 Agustus, namun sampai hari ini 76 Tahun Indonesia Merdeka, nasib guru honorer masih jauh dari kata sejahtera. Kita tidak bisa membantah bahwa guru honorer merupakan kunci utama pendidikan. Pendidikan yang bermutu adalah kunci kemajuan suatu negara, bangsa yang mengabaikan guru akan selamanya menjadi negara yang terbelakang.

Masalah terbesar yang dialami guru honorer adalah keterlambatan gaji, guru honorer berulang kali merasa kecewa terhadap sistem penggajian yang terkadang bahkan sering tidak tepat waktu, sementara kebutuhan hidup sudah mendesak apalagi pada masa pandemi dan penerapan PPKM, semuanya serba dibatasi, bagaimana lagi mereka akan menyambung hidup.

READ  Wujudkan Layanan Berkualitas, Kepsek dan Pengawas Pembina SMKN 9 Makassar kunjungi rumah siswa di Pulau Lakkang

Miris memang, tapi inilah derita yang dihadapi oleh guru honorer Kota Makassar yang tak ingin disebutkan namanya pada awak media, Selasa (17/08/2021)

Guru honor tersebut menyampaikan bahwa ada dua bulan gaji mereka belum dibayarkan yaitu gaji bulan januari dan februari 2021, ” Kami telah menyampaikan curhatan dan keluhan kami kepada pemangku kebijakan Dinas Pendidikan Kota Makassar, khususnya Kadis Pendidikan tapi sampai detik ini belum ada balasan dan tindak lanjutnya.

“Merdeka hanya milik orang tertentu saja, bukan milik guru honorer, cukuplah NKRI yang sakit, janganlah kami yang disakiti dengan hak kami yang belum terbayarkan”.

Sementara Kabid GTK Dinas Pendidikan Kota Makassar saat dikomfirmasi melalui telephon selulernya menyampaikan bahwa yang menjadi kendala sehingga gaji guru honorer selama dua bulan belum terbayarkan karena SK Kontrak mereka belum ditandatangani pihak BKD dan saat ini sementara diajukan. Sedangkan Pihak BKD menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa mereka sudah berusaha maksimal tetapi kembali lagi Pj,Walikota tidak bersedia membantu, “kami hanya pembuat SK,” Ujarnya.

READ  kegiatan Literasi Al-Qur'an Jum'at pagi di UPT SMAN 14 Bone tetap berjalan lancar, tertib, dan baik

Sekiranya SK Kontrak guru honorer belum juga di tanda tangani sampai sekarang bagaimana nasib keluarga mereka, apakah akan dibiarkan begitu saja, bagaimana solusinya. Kabid GTK menjawab bahwa salah satu langkah taktis yang bisa diambil yaitu melalui kebijakan kepala sekolah masing masing dengan membayarkan melalui dana BOS, catatannya akan diganti setelah gaji honor mereka dicairkan. Mengenai kapan cairnya Tidak bisa dipastikan, tetapi bila sudah ada SK nya di upayakan untuk dibayarkan segera, “Tandas Kabid GTK.

Saya sebagai guru honorer berharap, momentun HUT ke – 76 RI, membuka mata pemerintah, bahwa guru merupakan pahlawan dan garda terdepan untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia maju dan unggul. Semoga Kemerdekaan RI membawa angin segar bagi guru dan nasib guru dapat diperhatikan.

READ  Kunker Di Palopo dan Belopa : Prof. jufri himbau ini untuk Insan Pendidikan

 

(Andi.Batara).