BATARAMEDIA.COM | Dari hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan untuk Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari 24 Kabupaten dan Kota telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) SulSel sebanyak 6.203.428 jiwa pada Selasa, (08/06/21) kemarin. Kegiatan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih ini dilakukan sebagai amanah dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dengan perihal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Demikian dikemukakan oleh Ketua Devisi Data dan Informasi KPU Sulsel, Uslimin via WhatsAppnya yang dilayangkan kepada media ini dari Makassar, Rabu (08/06/21) tadi malam sekitar pukul 21.05 Wita.

Uslimin merinci. Untuk pemilih laki-laki sebanyak 3.009.659 jiwa sedangkan pemilih perempuan sebanyak 3.193.769 jiwa. Sementara itu, untuk pemilih pemula sepanjang periode Mei 2021 telah tercatat untuk laki-laki sebanyak 1.639 orang dan perempuan 1.601 orang. Sehingga total pemilih pemula mencapai angka 3.240 orang. Adapun pemilih yang sudah dikategorikan sudah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau dicoret dari Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) itu mencapai 1.982 orang yang terdiri dari perempuan sebanyak 959 orang sedangkan laki-laki sebanyak 1.023 orang.

READ  Bakar Sampah Untuk Mengusir Nyamuk Kandang Ternak Ikut Terbakar

Dari total 1.982 pemilih yang TMS sampai pada Mei 2021, yang teridentifikasi sudah meninggal dunia sebanyak 1.906 orang, teridentifikasi ganda 83 orang, pindah domisi sebanyak 789 orang masing-masing di Luwu sebanyak 638 orang, 73 orang di Soppeng, 35 orang di Bone, 16 orang di Palopo, 9 orang di Luwu Utara dan Sinjai, 6 orang di Toraja Utara, 2 orang di Enrekang dan 1 orang di Bantaeng.

Adapun yang beralih status menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebanyak 7 orang. Sebanyak 5 orang diantaranya di Gowa dan masing-masing 1 orang di Maros dan Pangkep. Disamping itu juga ada 3 orang yang beralih status menjadi polisi yaitu 1 orang di Gowa dan 2 orang di Enrekang. Ada juga yang sudah pindah domisili keluar Sulawesi Selatan sebanyak 4 orang.

Jika dibandingkan hasil rekapitulasi DPB per April 2021 dengan DPB Mei 2021 yang penetapannya diplenokan di Aula KPU Sulawesi Selatan, Selasa (08/06/21) kemarin maka terdapat penambahan sebanyak 1.258 pemilih dari total pemilih sebelumnya pada April 2021 lalu sebanyak 6.202.170 pemilih menjadi 6.203.428 pemilih di bulan Mei 2021.” papar Uslimin.

READ  Baznas Bersama UPZ Polres Bone Peduli Mustahiq di Pelosok Ujung Barat Kabupaten Bone

Iapun melanjutkan,” Meskipun secara total terdapat peningkatan sebanyak 1.258 pemilih akan tetapi dari data yang diterima KPU Sulsel, 10 kabupaten dan kota diantaranya telah mengalami penurunan angka jumlah pemilih dari April dan 14 kabupaten dan kota lainnya mengalami peningkatan. Selain Selayar juga Takalar, Gowa, Sinjai, Pangkep, Barru, Sidrap, Luwu, Luwu Utara dan Makassar juga mengalami penurunan. Dari 10 kabupaten/kota, daerah terbesar penyusutan pemilihnya adalah Luwu sebanyak 255 pemilih, Gowa 158 pemilih, Sinjai 143 pemilih dan Barru 120 pemilih. Sedangkan dari 14 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan jumlah pemilihnya dibanding pada April lalu yang masuk tiga besar adalah Bantaeng 880 pemilih kemudian disusul Pinrang 362 pemilih dan Luwu Timur 249 pemilih serta 221 pemilih di Toraja Utara.” jelas Uslimim.

Uslimin juga meminta peran serta masyarakat untuk dapat melaporkan bilamana ada pemilih yang sudah TMS seperti meninggal dunia, telah beralih status menjadi anggota TNI dan Polri, pindah domisili atau bukan penduduk setempat dan hak pilihnya sudah dicabut agar dapat menyampaikan masukan dan tanggapannya di Kantor KPU kabupaten/kota se Sulsel pada setiap hari dan jam kerja. Termasuk bagi warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk periode Mei 2021. Demikian pula jika ingin mengubah data yang sebelumnya tercatat dalam DPB.

READ  Bupati Bantaeng Panen Raya VUB Padi Khusus dan VUB Spesifik Lokasi

Daftar pemilih baru atau pemilih pemula dan pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) segera akan diumumkan oleh KPU Sulsel melalui papan pengumuman atau melalui website KPU Sulsel yaitu sulsel.kpu.go.id atau di media sosial resmi KPU Sulsel.” kata putra Selayar ini.

Rapat pleno penetapan rekapitulasi DPB tingkat Propinsi Sulawesi Selatan dipimping langsung oleh Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir. Selain itu juga dihadiri oleh komisioner lainnya, pejabat struktural dalam lingkup Sekretariat KPU Sulsel di Makassar.

 

 

Penulis ; DSJ

Editor.   ; AB