BATARAMEDIA.COM | Menyikapi viralnya postingan dimedia sosial Facebook seputar kabar dua sosok lelaki tak dikenal dan mencurigakan yang tinggal didalam hutan dan berpindah-pindah diantara wilayah Desa Bontolempangan dan Desa Kohala di Kecamatan Buki Selayar Propinsi Sulawesi Selatan, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Selayar melalui Kepala Satuan Intel, AKP Andi Agus dengan tegas menyatakan,” Tidak ada orang yang tinggal didalam hutan ataupun tinggal dikebun milik warga.” Pihak Kepolisian sudah melakukan penelusuran dan pengecekan ke lokasi seperti yang diungkapkan oleh beberapa sumber pada Minggu, (30/05/21) bersama Pemerintah Desa setempat serta warga dari Desa Kohala dan Bontolempangan akan tetapi hasilnya nihil.

Tidak ada orang yang ditemukan dilokasi itu dan malah tidak ditemukan adanya tanda-tanda atau bekas jika ada aktivitas di hutan dan atau dikebun milik Amir. Kepolisian juga tidak menampik dengan adanya beberapa warga Dusun Tenro Desa Bontolempangan yang pernah melihat orang itu sedang berada dirumah kebun milik Amir namun berdasarkan hasil penelusuran, orang itu tidak tinggal didalam hutan. Ada kemungkinan kata Andi Agus, kedua orang itu adalah warga dari desa lain yang sedang mencari hewan ternaknya yang hilang.”

READ  Peringati 1 dekade, KOMPABLE gelar dialog bersama wakil Bupati

Prediksi serupa juga diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bontomanai, AKP Ramli RA setelah melakukan pengecekan ke lokasi dengan melibatkan pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan beberapa warga didua desa itu. Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Bontolempangan dan Kohala tidak aman pasca dilihatnya orang tak dikenal dan tinggal didalam hutan. Informasi ini dinilai sangat mempengaruhi perekonomian warga setempat yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun dengan adanya masyarakat yang mencoba main hakim sendiri dengan menginformasikan seputar keberadaan kedua lelaki mencurigakan itu. Ada kemungkinan kedua orang itu adalah pelarian dari aksi kejahatan yang dilakukan untuk mengamankan diri di hutan atau warga desa lain yang sedang mencari ternaknya.” paparnya.

READ  Soal Tewasnya Muh Irsal di Tamamelong Ada Pick Up Dibelakang DAMRI Saat Berpapasan

Oleh sebab itu, pihak Kepolisin Resor Kepulauan Selayar saat ini sedang memonitor dan mengumpulkan bahan serta keterangan sebagai bahan laporan lebih lanjut. Kami juga sudah memerintahkan personil untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai informasi keberadaan kedua orang yang tak dikenal itu. Selain itu, Kepolisian juga meminta agar kiranya Babinkamtibmas Desa Bontolempangan dan Kohala tetap berkoordinasi dengan warga setempat untuk menjaga stabilitas keamanan diwilayah binaannya.” tutur dia menambahkan.

Meskipun begitu, ada baiknya dikonfirmasi langsung kepada Danramil 1415-04 Bontomate’ne atau Babinsa Desa Bontolempangan, Serka Idris. Karena mereka yang melaporkan hingga informasi ini masuk di media sosial Facebook.” papar dia via pesan pendeknya yang dilayangkan melalui WhatsApp sekitar pukul 03.45 Wita dinihari, Kamis (03/06/21).

READ  Kebakaran di SMKN 1 Luwuk Bangunan Habis dilalap Api

Danramil 1415-04 Bontomate’ne, Mayor Inf Muh Basir yang hendak dikonfirmasi seputar kebenaran laporan ini via selulernya, Kamis (03/06/21) sekitar jam 08.20 Wita tidak memberikan respon. Handphone miliknya aktif saat ditelfon namun tidak diangkat. Pesan pendek yang dikirimkan via WhatsAppnya juga belum mendapat balasan hingga berita ini diturunkan. Terkait penulisan jabatan Lettu Abd Rasyid sebagai Pasi Intel Kodim 1415 Selayar kami dari media ini memohon maaf karena salah penulisan. Yang sebenarnya Pasi Ter bukan Pasi Intel.

 

Penulis ; DSJ

Editor.   ; DS